5 Tips Men-charge Handphone, Hati-Hati Lupa Chargeran Bisa Meledak

JAKARTA – Handphone memang menjelma barang wajib yang dibawa ke manapun Anda pergi. Tapi, salah satu kelemahan handphone adalah membutuhkan daya yang berasal dari baterai.

Oleh karena tersebut, perusahaan ponsel pun berlomba melaksanakan kapasitas baterai yang cukup gembung. Agar baterai handphone tetap langgeng, memang ada beberapa cara yang dilakukan, agar lebih awet.

Nah, mungkin Anda ngerasa bingung apakah sudah melakukan pengisian daya handphone dengan benar? Beserta mitos yang terkait pengisian gaya handphone seperti dilansir dari Lifehack.

Tanpa pernah mengisi daya semalaman sempurna

Menurut para-para ahli seperti Shane Broesky, membengkalaikan ponsel Anda terhubung ke listrik semalaman boleh dilakukan. Pasalnya, era ini teknologi telah mengatur handphone untuk menghentikan pengisian daya kala baterai sudah penuh.

Menurut Broesky yang perlu Anda khawatirkan ialah overheating. “Jadi letakan ponsel Anda di wadah yang relatif dingin serta lepaskan casing ponsel, ” katanya.

Tunggu sampai 0% sebelum mengisi

Faktanya jika Anda membiarkan aki ponsel hingga 0% maka mau menyebabkan ponsel menjadi tidak stabil. Shane Broesky menyarankan agar menjaga perangkat ponsel tetap terisi jarang 50%-80%.

Berarti, anda harus mengisi daya ponsel sebentar-sebentar sepanjang hari, dari pada menunguu melakukan “deep charge” dari 0% hingga 100%.

Pakai charger tangan

Ketika Kamu tergoda untuk membeli charger tanpa merek untuk menghemat, maka kebobrokan bisa terjadi pada ponsel dibanding waktu ke waktu. Faktanya merupakan lebih baik Anda menggunakan charger asli yang berasal dari perangkat ponsel.

Para-para ahli mengatakan agar berhati-hati terhadap charger non-merek karena tidak mempunyai pertimbangan keselamatan seperti charger tangan. Bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya kebakaran atau merusak baterai ponsel Anda.

Loading…


Baca selanjutnya mengenai Data SGP