Ilmuwan Buat Perban Sutra Bertabur Permata, Ini Fungsinya

SEJUMLAH ilmuwan membina perban pembalut luka dari objek sutra dan berbalut berlian. Perban mewah ini diklaim dapat berfungsi mendeteksi infeksi dan meningkatkan rehabilitasi, luka bakar, cangkok kulit, beserta luka kronis.

Hasil penelitian yang dipimpin Dr Asma Khalid dari RMIT University ini menyatakan perban cerdas sebab sutra dan nanodiamond tersebut efektif mendeteksi suhu luka, tanda pangkal infeksi, mempercepat penyembuhan, serta menekan infeksi dari bakteri tertentu.

Baca juga: Ditemukan Fosil Jejak Kaki Terpanjang dari Kala Es 

Seorang profesor sekaligus peneliti senior, Brant Gibson, mengatakan hal tersebut jadi solusi terhadap tantangan global, pertama dalam hal perawatan dan rehabilitasi luka.

“Penanganan luka tradisional mempunyai tantangan tersendiri untuk dokter yang harus memeriksa infeksi dengan mencari tanda kemerahan, radang, dan bengkak, ” kata Gibson, sebagaimana dikutip dari Science Daily , Selasa (20/10/2020).

Dia menambahkan, seandainya tanda-tanda visual muncul peradangan & infeksi berkembang jauh membuat terapi atau intervensi semakin menantang. Teknologi baru ini akan membantu tabib untuk mendeteksi infeksi lebih pangkal dan noninvansif tanpa prosedur pembebasan balutan yang menyakitkan.

Sementara Dr Christina Bursill, teman peneliti yang juga spesialis luka di South Australian Health and Medical Research Institute (SAHMRI), mengatakan teknologi baru ini memberikan cara yang sangat akurat untuk memantau kualitas luka jika dibandingkan jalan pengamatan visual yang sangat individual.

Baca juga: Insinyur Ini Buat Lightsaber Star Wars Jadi Kenyataan, Bisa Membantai Logam 

Berlian pada teknologi ini memiliki daya penginderaan panas dan mendeteksi suhu biologis ke tingkat yang sangat tepat.

Kemampuan penginderaan panas tersebut memungkinkan pemantauan luka tanpa kontak oleh dokter dengan akan memperoleh informasi tentang kehormatan luka.