Kelanjutan Pandemi, Misi ke Bulan Saturnus Diundur hingga 2027

NASA resmi mengumumkan penundaan misi “Dragonfly” menuju bulan Saturnus atau Titan. Misi tersebut ditunda selama satu tahun dan akan diluncurkan pada 2027. Ini merupakan penundaan kedua sesudah NASA sebelumnya menunda misi daripada 2025 menjadi 2026 untuk persiapan teknis.

Bertentangan dengan sebelumnya, kali ini pandemi virus corona (covid-19) menjadi salah satu faktor eksternal yang menghambat.

Mengucapkan juga: 2024, NASA Siapkan Urusan Pendaratan Perempuan Pertama di Bulan 

Badan antariksa itu mengungkapkan bahwa pandemi telah berdampak pada anggaran mereka buat Divisi Ilmu Planet. Meski demikian, penundaan ini diklaim tidak mau memengaruhi konsep misi yang sudah direncanakan.

Dragonfly mulanya dipilih sebagai misi pada Juni 2019 untuk menjadi bagain dibanding program New Frontier. Itu adalah misi penelitian sains yang dikhususkan untuk meneliti planet berukuran sedangkan.

Misi tersebut bakal melibatkan kendaraan multirotor seperti drone untuk terbang melintasi lokasi dalam permukaan Titan. Ini merupakan urusan pertama NASA mengirim kendaraan multirotor ke planet lain.

Titan sendiri dipilih karena memiliki atmosfer empat kali lebih padat dari bumi. Dengan itu peneliti ingin mencirikan kekayaan alam di dataran es Titan dan meneropong perkembangan kimia prebiotiknya.

Baca juga: Cari Air di Kutub Selatan Bulan, NASA Kerahkan Robot MoonRanger 

“NASA memiliki kepercayaan lengkap pada tim Dragonfly untuk mengantarkan misi sukses yang melakukan sains yang menarik, ” kata Lori Glaze, direktur Divisi Ilmu Satelit NASA, dikutip dari Space News , Senin (28/9/2020).

“Dragonfly akan secara signifikan meningkatkan pemahaman kita mengenai dunia yang kaya organik itu dan membantu menjawab pertanyaan astrobiologi utama dalam pencarian kita buat memahami proses yang mendukung perkembangan kehidupan di Bumi. ”

(han. -)