Pada China, Ada Suara quot; Menimbulkan Tolongquot; di Kuburan Sepeda

Peperangan usaha bike-sharing yang ketat di China membuat banyak sepeda tidak teristimewa digunakan. Sepeda yang nganggur itu berada di “bike graveyards” atau “kuburan sepeda” di China.

Beberapa dari sepeda itu tampaknya menunjukkan bahwa mereka belum “mati”. Dilansir Scmp , di Changsha, ibu kota provinsi Hunan tengah China, penduduk di dekat lokasi wujud terbengkalai yang penuh dengan sepeda mengatakan mereka terus mendengar seruan minta tolong, menurut media China.

Bukan manusia yang menodong tolong, namun sepeda memang dirancang untuk dapat bersuara, memanggil muncul melalui speaker yang terpasang era terbalik. “Sepeda kecil berwarna kuning jatuh. Tolong cepat dan sokong aku!, ” suara itu berulang kali diucapkan dengan suara wanita seperti yang terdengar dalam video yang dibagikan di media sosial.

Sepeda tersebut tampaknya milik Ofo, yang menggunakan warna kuning untuk membedakannya daripada perusahaan berbagi sepeda pesaing. Dalam video dari Tencent News yang beredar luas di Weibo, seorang warga mengatakan bahwa pesan tersebut berlangsung sepanjang hari dan malam.

Sepeda sangat berisik sehingga pria itu sulit tidur, katanya. Beberapa penduduk terdekat juga menganggap seruan berulang kali untuk meminta bantuan tersebut menyeramkan.

Video tersebut mencatat bahwa komunitas perumahan setempat sedang menyelidiki masalah ini. Ofo tidak menanggapi permintaan anggapan.

 

Baca juga: Fenomena Pandangan Aneh ‘Hum’ Terjadi Pertama Kala pada 1960