Pandemi Covid-19, Belanja Kebutuhan Game Terangkat 30%

JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat orang mengambil untuk berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus. Ketika berada di rumah, salah satu kehidupan yang bisa dilakukan ialah berlaku game.

Tidak mengherankan bila jumlah gamer menyusun selama pandemi, bahkan mereka menyingkirkan uang untuk belanja di di permainan atau membeli game.

Dikutip iNews , menurut sebuah studi dengan dilakukan oleh NPD, tampaknya pada Amerika Serikat, gamer sebenarnya melenyapkan jumlah uang yang sangat mulia untuk game lebih banyak dibanding sebelumnya.

Bersandarkan pendapatan selama kuartal kedua 2020, studi tersebut menemukan, gamer melenyapkan 11, 6 miliar dolar AS, naik 30 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah tersebut juga mewakili kemajuan 7 persen dari kuartal pertama di mana pemain menghabiskan 10. 9 miliar dolar AS.

“Selama pandemi, banyak yang beralih ke gambar game tidak hanya menyibukkan mereka tapi juga untuk tetap mengenai dengan keluarga dan teman. Kejadian ini menghasilkan percepatan dari tren yang sudah mapan menuju pengembangan keterlibatan pemain video game. Beta tidak melihat tanda-tanda ini melambat, ” kata Analis industri game di The NPD Group, Mat Piscatella.

Mengucapkan juga: Sejarah Singkat Mengenai Jalan Komputer

Wujud meningkatnya jumlah uang yang dikeluarkan gamer di tengah pandemi ini tidak mengejutkan. Perusahaan seperti Apple juga tampak diuntungkan dari pandemi Covid-19.

Apple dilaporkan menghasilkan 32, 8 miliar dolar AS pada paruh perdana 2020. Terlepas dari itu, pandemi Covid-19 ini juga berdampak ke sejumlah penutupan kantor.

Karena pandemi Covid-19 belum berakhir, banyak perusahaan teknologi dengan memutuskan untuk memperpanjang izin memperbolehkan karyawannya bekerja dari jauh.

(ahl)

Loading…