SpaceX Luncurkan Roket Falcon 9 Angkat Satelit GPS Canggih

SPACEX berhasil meluncurkan Satelit GPS III-SV04 yang canggih untuk Angkatan Luar Udara Amerika Serikat. Peluncuran ini menggunakan Roket Falcon 9 yang diterbangkan dari Space Launch Complex 40 di Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral pada pukul 18. 24 EST.

Misi satelit ini untuk mengikuti jejak Roket Atlas V United Launch Alliance (ULA) yang dijadwalkan menggondol satelit mata-mata AS pada hari Selasa 3 November lalu. Namun peluncuran Atlas V ditunda dua kali karena masalah dengan bahan sistem darat dan sudah dijadwal ulang pada 6 November.

Baca juga: NASA Tunda Peluncuran Satelit Pemantau Laut Sentinel-6 

Misi GPS ini telah menunggu lepas alas sejak penundaan 2 Oktober morat-marit. Ketika itu beberapa detik pra peluncuran, komputer Falcon 9 membaca anomali mesin dan sistem penghentian penerbangan roket. Beberapa saat kemudian, tim mengetahui permasalahan yang terjadi setelah melakukan penyelidikan menyeluruh.

SpaceX menemukan bahwa endapan dari “pernis penutup” memblokir lubang ventilasi selebar 0, 06 inci (1, 6 milimeter) atau besar dari sembilan Mesin Merlin di dalam Falcon 9 tahap pertama. Serupa itu penjelasan perwakilan SpaceX, seperti dikutip dari Space, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga: Berpandu Starship SpaceX Akan Bantu Bersihkan Sampah Luar Angkasa 

Jejak pernis yang setara terdeteksi di mesin Roket Falcon 9 lainnya, Sentinel-6 dan Crew-1. Imbasnya, peluncuran Sentinel-6 ditunda had 21 November. Sementara Crew-1 tentu pada rencana yakni 14 November.

Penerbangan ini mencatat pengiriman GPS ketiga untuk SpaceX. Militer AS berencana meluncurkan 10 satelit GPS yang akan mewakili seluruh anggota lama dari susunan saat ini.

(han)